Perpanjang Umur SIM
- Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi yang sah Kendaraan Bermotor yang dikemudikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan dan/atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah) (Pasal 288 ayat (2) UU No.22 Tahun 2009).
- Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) (Pasal 281 UU No.22 Tahun 2009).
Jalan Batu
Semangat Pagi...!!!
Sahabat yusuforever yang ada di tempat. Kali ini saya akan posting artikel yang berjudul "Jalan Batu". Kenapa saya buat judul postingan seperti di atas? Tentu... ini sesuai dengan keadaan yang saya alami saat ini.
Saya mulai Senin, 6 Januari 2014 dimana hari pertama masuk sekolah selepas libur semester 1 tahun pelajaran 2013/2014. Dengan semangat saya bangun pagi beserta anak dan istri. Dalam benak kami, hari pertama masuk kerja di tahun baru 2014 harus semangat supaya kedepannya juga tambah giat. Akan tetapi, apa yang saya rasakan berbeda pada saat melewati jalan yang biasa kita lalui setiap hari. Kenapa tidak, jalan yang dulu rata (walau bergelombang) seketika itu terlihat berubah. Jalan itu sekarang berbatu yang sangat besar ukurannya. Walaupun jalan batu tersebut sudah di selender, tetap saja masih terlalu besar untuk ukuran sepeda motor. Ternyata, jalan menuju tempat kerja kita di SDN 4 Sumber dalam perbaikan.
Kami pun harus melewati jalan batu itu, karena jalan alternatif jaraknya jauh dengan tempat kerja. Jalan Sumber - Temulus merupakan akses utama menuju tempat pengeboran minyak dan gas milik perusahaan negara Pertamina. Jalan batu tersebut rencananya akan di aspal, akan tetapi dikarenakan alasan yang kurang jelas proyek jalan batu tersebut berhenti. Entah sampai kapan proyek jalan batu itu berhenti.
Dari ketidak lancaran proyek jalan batu itu mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Coba bayangkan, setiap kita akan menuju tempat kerja yang hanya berjarak 3 Km membutuhkan waktu hampir 30 menit. Banyak korban yang berjatuhan. Banyak ban sepeda motor yang kempes gara-gara menghantam batuan yang besar dan tajam. Belum lagi kerugian waktu, biaya bensin bertambah, badan terasa pegal linu semua, dll.
Kenapa bisa terjadi seperti itu, ini sedikit analisa saya:
1. Masalah lapangan pekerjaan yang tidak merata diperoleh SDM daerah.
2. Masalah jalan yang rusak karena di lewati oleh truck peti kemas milik Pertamina.
3. Polusi proyek migas yang terlalu di atas ambang batas normal.
4. Premanisme yang di dukung oleh oknum di daerah itu.
5. Dll
Solusi yang terbaik adalah bermusyawarah mencari pemecahan masalah diatas, baik yang pro ataupun kontra.
Perbaikan Pompa Air Mampet (PAM)
PAM atau Perusahaan Air Minum yang di kelola oleh Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah sedang bermasalah. Mulai Selasa, 7 Januari 2014 sudah memperlihatkan tanda-tanda akan bermasalah. Biasanya air PAM mengalir lancar, tiba-tiba terhenti berjam-jam. Selidik punya usut, ternyata trafo dari mesin diesel yang digunakan untuk memompa air PAM terbakar.
Menurut pengurus air PAM, keadaan ini akan berlangsung lama. Diperkirakan butuh 3 hari untuk memperbaiki mesin tersebut. Akan tetapi sampai detik ini air PAM masih juga belum mengalir. Sekarang lebih dari 9 ribu warga desa sumber mengalami krisis air. Warga kebingungan mencari air untuk kebutuhan Mandi, Cuci dan Kakus (MCK). Termasuk saya, warga pendatang yang mengontrak di Desa sumber ini. Bagi warga yang punya sumber air bor sendiri tidak ada masalah. Akan tetapi bagi warga yang menggantungkan air PAM akan sibuk mencari sumber air yang bisa di bawa kerumah masing-masing.
Untunglah masih ada sumur pompa air milik pertanian yang memperbolehkan warga mengambil airnya. Itupun harus antri berdesakan bersama warga yang lain. Akan tetapi, ada salah satu alternatif lainnya yaitu dengan membeli air isi ulang di depot air dengan menggunakan wadah galon yang dihargai Rp 4500 /galon.
Mungkin, solusi yang paling tepat dari masalah diatas adalah:
1. Segera di perbaiki mesin pompa air.
2. Pengelola PAM Desa sumber harus berkoordinasi dengan PAM Pertanian, supaya bisa menyuplai air bersih ke warga selama masa perbaikan pompa air.
3. Ada kompensi atau ganti rugi ke warga atas ketidak lancaran suplai air.
Semoga, masalah di atas segera terselesaikan dan tidak merugikan warga sebagai konsumen air PAM.
Ngedrop
Aku masih belum sembuh 100%, sudah di kejutkan oleh anakku yang bernama Lutfiah Virly Amanda Yusuf yang suhu badannya meningkat alias panas tadi malam. Semalam di kompres dan di beri minum obat persediaan di rumah masih saja belum menunjukkan tanda - tanda turun suhu badannya. Akirnya, hari ini aku beserta istri pergi ke Puskesmas tempatku periksa kemarin. Dokter berkata, dehidrasi alias kurang cairan dan terlalu banyak minum es. Obatpun ditangan, kasian anakku umur 4 tahun udah harus minum obat yang sangat pahit rasanya.
Tidak sampai disitu saja, istriku yang belakangan mengeluh pusing juga periksa di Puskesmas yang sama. Dokter itu bilang ke istriku, katanya sakit anemia alias kurang zat besi. Obatpun harus di minum, walau saya tahu kalau istri saya gak bisa minum obat kalau tidak menggunakan buah pisang.
Sungguh di awal tahun ini kebutuhan hidup bertambah dengan datangnya sakit yang tidak di duga - duga. Alhamdulillah, masih ada Asuransi Kesehatan (Askes) yang masih bisa aku gunakan. Paling tidak bisa mengurangi pengeluaran yang semakin membengkak.
Semoga dengan sakitnya kami, akan bisa mengurangi dosa - dosa yang kami perbuat. Semoga juga kami bisa mengambil hikmah dari kejadian di awal tahun 2014 ini. Doakan kami sembuh... Aamiin...
posted from Bloggeroid
10 Kegiatan Menyambut Tahun Baru 2014 Di Kabupaten Bojonegoro
- Reyog & Jaranan “Muda Bhirawa” Eks. Terminal Rajekwesi 20.00 – 24.15 WIB
- Langen Tayub Terminal Rajekwesi 20.00 – 02.30 WIB
- Barongsay “Singo Lodro” Campursari “Tombo Ati” Halaman. Stadion Letjend H. Sudirman Bojonegoro 18.00 – 20.00 WIB 20.00 – 24.15 WIB
- Wayang Kulit Pendopo DISBUDPAR 20.00 – 02.30 WIB
- Koes Plus Mania “ The Bijis Band” Gedung Serbaguna 20.00 – 00.30 WIB
- DEMAZ Band Lapangan Dealer Yamaha SIP Bojonegoro Jl. Pemuda 20.00 – 00.30 WIB
- Saga Band Jl. Sawunggaling 20.00 – 00.15 WIB
- Grand Final Lagu Karya Kang Yoto Panggung Radio Malwopati FM 20.00 – 24.00 WIB
- Parade Band Lokal Alun-Alun Kota Bojonegoro 20.00 – 24.15 WIB
- Pentas Seni Budaya Tirtawana Dander Kayangan Api Waduk Pacal Agro Wisata Belimbing 08.00 – selesai — bersama Wartawan Bojonegoro.

